Pemakaian supertetra pada luka

Ternyata masih banyak kalangan masyarakat yang memakai supertetra tanpa petunjuk dari dokter dan paramedis yang lain untuk berbagai macam keluhan. ada yang memakai supertetra untuk perawatan lukanya, ada pula untuk pegal-pegal dan ada juga yang untuk sakit kepala. padahal banyak masyarakat yang tidak tahu, super tetra itu obat sejenis apa, untuk apa dan berapa kali pemakaian, bahkan banyak yang tidak tahu dampak negatif dari pemakaian supertetra.

pernah suatu hari saya mendapatkan pasien yang dengan sengaja meminnum supertetra untuk pegal-pegal, itupun cuma 1kali dalam sehari. maklum obat itu bisa dibeli di tokoh terdekat dengan eceran. mari coba kita pahami dulu super tetra itu obat apa:
super tetra merupakan jenis Antibiotik golongan tetrasiklin dimana tetrasiklin termasuk antibiotik dengan broad spectrum atau spectrum luas dengan katalain sensitif terhadap banyak jenis bakteri. maka dari itu efektifitasnya memang cukup diandalkan.

sekarang dari sudut pandang dosis:
pada pemberian super tetra 250mg seharunya sehari bisa 3-4kali dan itu diminum minimal 3hari ya sekitar 9biji tergantung beberapa faktor yang dipertimbangkan. namun kenyataan dilapangan dimasyarakat yang membeli secara bebas super tetra, mereka rata-rata meminum 1-2kali sehari, bahkan ada juga yang cuma meminum 1kali sehari kemudian tidak dilanjutkan lantaran sudah merasakan perbaikan. ya wajar saja mereka membeli secara bebas. namun apakah meminum super tetra yang tidak sesuai dosis bisa berbahaya??

efek samping akut pada pemberian super tetra itu seperti gatal-gatal, merah, bengkak atau tanda-tanda alergi, karena ada beberapa orang yang alergi terhadap antibiotik tetrasiklin. Namun yang di khawatirkan dalam jangka panjang. itu adanya resistensi.

apa itu resistensi?
resistenti adalah suatu kekebalan kuman terhadap suatu zat. dalam hal ini zat yang dimaksud adalah super tetra. resistensi terjadi karena adanya pemakain yang tidak tuntas/tidak sesuai aturan. pada orang yang meminum 1-2kali sehari yang tidak sampi 3hari memang bisa membuat pasien “merasa” sehat. namun itu tidak seutuhnya membunuh bakteri didalam tubuhnya, bahkan akibat bakteri yang lemah karena antibiotik, ketika dosisnya tidak sesuai/ tidak kuat maka bakteri yang lemah tidak sampai mati akan bangkit lagi dengan kekuatan yang lebih kuat.hal itulah yang menyebabkan ketika bakteri tersebut diserang dengan pemakaian supertetra yang keduakalinya akan tidak mempan.. alias supertetra sudah tidak mempan. kalau sudah seperti itu. kemungkinan orang tersebut juga tidak mempang dikasih beberapa jenis antibiotik, karena sudah resistensi alias bakterinya sudah kebal dan kuat. maka dari itu pemakaian tetrasiklin seharunya 2-4kali sehari dengan minimal 3hari untuk mencegah resistensi.

kendala banyak orang jika menerapkan super tetra 3-4kali sehari adalah masalah biaya. lantaran harganya memang mahal. tapi hal semacam itu tidak lantas membuat anda tetap memakai supertetra dengan dosis yang tidak sesuai. anda bisa memakai jenis antibiotik yang lain dengan harga yang terjangkau, itupun dengan pemeriksaan dokter terlebih dahulu. karen tidak semua penyakit memerlukan antibiotik.

Tulis sebuah Komentar

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
*